Diksi

 
 
 
 
 
 
 
aku menemukan kau belum cukup senja sebagai layang-layang yang mempertigakan musim. musim adalah aku. lalu, musim gugur telah usai. namun daun di dadaku terus ingin berjatuhan di tanah lapangmu. ingin sekali. dan inilah jatuh yang menyenangkan. 
 
aku angin-angin yang menyelinap di penghiduan. merasuk ke paru-parumu yang masih saja berpura-pura menerimanya. rencana-rencana mengalihkan pendarmu, menjadi kelelahan setelah gagal mengalahkan. lalu, aku kesulitan menemukan malam sebagai arloji istirah.

aku puisi yang mudah meluap sebelum dibaca. bahkan buatmu menguap jika tak kau-mengerti cara gunakannya. julur-julur kata tersusun oleh rindu yang sengaja lebih lama menceritakan kenang, ketimbang jalar-jalar angan yang sengaja berlama mencium kening.

aku laut kecil yang kausebut sebagai ketidak-cukupan. "hingga dalih meninggalkan, adalah pilihan mencari jalan lain yang lebih sepadan".

untuk "R" kecil.